GUNAKAN SEDOTAN/GELAS (LEBIH BAIK DICUCI SEBELUM DIMINUM)
Kejadian ini baru saja terjadi di Durban Utara (Afrika Selatan). Seorang wanita pergi berperahu pada suatu hari Minggu dan membawa beberapa kaleng coke yang disimpan di lemari pendingin kapal itu. Pada hari Senin, ia dibawa ke rumah sakit dan ditempatkan di ruang Intensive Care Unit (ICU). Dia meninggal pada hari Rabu. Hasil autopsy menyimpulkan ia terkena Leptospirosis. Hal ini terlacak pada kaleng minuman yang diminumnya, tanpa menggunakan gelas. Hasil tes menunjukkan kaleng tersebut telah terinfeksi urin tikus yang sudah mengering dan karenanya urin Leptospirosis.Rat penyakit mengandung zat beracun dan mematikan. Hal ini sangat dianjurkan untuk membasuh secara merata bagian atas semua kaleng minuman sebelum meminumnya. Kaleng biasanya disimpan di dalam gudang dan langsung diantarkan ke toko-toko tanpa dibersihkan. Sebuah penelitian di SLT menunjukkan bahwa puncak dari semua kaleng minuman lebih terkontaminasi dibandingkan toilet umum (i. e..) .. penuh kuman dan bakteri. Jadi cuci dengan air sebelum memasukkannya ke mulut untuk menghindari segala jenis kecelakaan fatal. Mohon forward pesan ini kepada semua orang yang Anda sayangi, semoga bermanfaat.
Selasa, 31 Mei 2011
JANGAN MASUK MOBIL LANGSUNG NYALAKAN AC
WAJIB BACA 1menit saja
JANGAN MASUK MOBIL LANGSUNG NYALAKAN AC
Kota2 di Indonesia saat ini sangat panas, masuk mobil jangan langsung nyalakan A.C.
Udara dari semprotan A.C. bercampur dengan udara dalam mobil yang 'ngelekep' - bisa menimbulkan udara yang menyebabkan kanker, bila dihirup.
Mau naik mobil? O.K. boleh, buka semua kaca, lalu nyalakan A.C. selama beberapa menit, baru kemudikan kendaraan tersebut n tutup kaca2nya kembali.
Tidak heran, semakin banyak orang meninggal karena kanker. Kita ber tanya2 darimana saja penyebabnya tetapi di sini ada sebuah contoh yang menjelaskan insiden2 yang dapat menyebabkan kanker.
Menurut sbh penelitian, dashboard mobil, sofa, pengharum mobil menghasilkan Benzene , racun penyebab kanker (karsinogen). luangkanlah waktu dan amatilah bau plastik dashboard yang terkena panas.
Selain menyebabkan Kanker, Benzene meracuni tulang2 anda, menyebabkan Anemia dan menurunkan jumlah sel darah putih.
Bila terhirup terus-menerus dalam jangka waktu yg lama dapat menyebabkan Leukemia, menambah resiko penyebab kanker. Dapat juga mengakibatkan keguguran. Tingkat Benzene di dalam ruangan yang bisa ditoleransi sbesar 50mg/ft2. Sebuah mobil yang terparkir di dalam ruangan dengan jendela tertutup akan mengandung 400-800 mg Benzene.. Jika parkir di luar ruangan dibawah sinar matahari pada temperatur 15derajat ke atas, tingkat Benzene naik hingga 2000-4000 mg, 40 kalidari tingkat Benzene yang bisa ditoleransi. Orang2 yang sewaktu masuk ke dalam mobil, tidak membuka jendela sama sekali akan mau tak mau, menghirup banyak racun yang dengan sangat cepat masuk kedalam tubuh anda. Benzene adalah racun yang mempengaruhi ginjal dan hati... Buruknya, sangatlah sulit bagi tubuh untuk membasmi racun-racun tsb. Jd anda sekalian, bukalah pintu dan jendela mobil sblm masuk, berilah waktu untuk racun2 mematikan ini keluar - sebelum anda masuk dlm mobil..'??? Bagikanlah info ini kpd org yg anda sayangi.. :)indahx berbagi
JANGAN MASUK MOBIL LANGSUNG NYALAKAN AC
Kota2 di Indonesia saat ini sangat panas, masuk mobil jangan langsung nyalakan A.C.
Udara dari semprotan A.C. bercampur dengan udara dalam mobil yang 'ngelekep' - bisa menimbulkan udara yang menyebabkan kanker, bila dihirup.
Mau naik mobil? O.K. boleh, buka semua kaca, lalu nyalakan A.C. selama beberapa menit, baru kemudikan kendaraan tersebut n tutup kaca2nya kembali.
Tidak heran, semakin banyak orang meninggal karena kanker. Kita ber tanya2 darimana saja penyebabnya tetapi di sini ada sebuah contoh yang menjelaskan insiden2 yang dapat menyebabkan kanker.
Menurut sbh penelitian, dashboard mobil, sofa, pengharum mobil menghasilkan Benzene , racun penyebab kanker (karsinogen). luangkanlah waktu dan amatilah bau plastik dashboard yang terkena panas.
Selain menyebabkan Kanker, Benzene meracuni tulang2 anda, menyebabkan Anemia dan menurunkan jumlah sel darah putih.
Bila terhirup terus-menerus dalam jangka waktu yg lama dapat menyebabkan Leukemia, menambah resiko penyebab kanker. Dapat juga mengakibatkan keguguran. Tingkat Benzene di dalam ruangan yang bisa ditoleransi sbesar 50mg/ft2. Sebuah mobil yang terparkir di dalam ruangan dengan jendela tertutup akan mengandung 400-800 mg Benzene.. Jika parkir di luar ruangan dibawah sinar matahari pada temperatur 15derajat ke atas, tingkat Benzene naik hingga 2000-4000 mg, 40 kalidari tingkat Benzene yang bisa ditoleransi. Orang2 yang sewaktu masuk ke dalam mobil, tidak membuka jendela sama sekali akan mau tak mau, menghirup banyak racun yang dengan sangat cepat masuk kedalam tubuh anda. Benzene adalah racun yang mempengaruhi ginjal dan hati... Buruknya, sangatlah sulit bagi tubuh untuk membasmi racun-racun tsb. Jd anda sekalian, bukalah pintu dan jendela mobil sblm masuk, berilah waktu untuk racun2 mematikan ini keluar - sebelum anda masuk dlm mobil..'??? Bagikanlah info ini kpd org yg anda sayangi.. :)indahx berbagi
Sabtu, 25 Oktober 2008
Mbah Marijan, Lelaki Shalih dari Dusun Kinahrejo
Mbah Marijan, Lelaki Shalih dari Dusun Kinahrejo
Tanyakan kepada orang Jogyakarta, siapa yang tak kenal Mbah Marijan? Jika ia memang orang asli Jogyakarta, Insya Allah tak mungkin tak mengenal tokoh satu ini. Terlebih kini namanya sedang hangat-hangatnya diperbincangkan seiring hangatnya udara malam di Kaliurang karena sang Merapi tengah bergejolak. Mbah Marijan, menjadi tokoh yang tak kalah tenarnya dengan Sri Sultan Hamengkubuwono selaku Gubernur Kota pelajar ini. Gunung Merapi, memang diperkirakan akan meletus dan menumpahkan lahar panasnya dalam hitungan hari. Hiruk pikuk warga dan pemerintah terlihat dengan semakin meningkatnya status dan aktivitas gunung merapi paling aktif di Indonesia ini. Riuh rendah dan hingar bingar di 'bawah' ternyata tak membuat Mbah Marijan ikut sibuk. Ia tetap tenang seolah Merapi tak tengah mengancamnya. Aneh. Kesan itu yang terbawa ketika hendak menemuinya Sabtu sore (29/4) di rumahnya di Dusun Kinahrejo. Banyak berita yang menyebut lelaki tua ini sangat sakti, memiliki 'ilmu' yang sangat tinggi sehingga puluhan tahun sudah mengemban tugas berat dari Sri Sultan untuk menjadi juru kunci Merapi. Jalan menuju rumah Mbah Marijan terus menanjak mendekati Gunung Merapi, namun sepanjang jalan tak sedikit pun ditemui jalan rusak, sepanjang jalan semenjak dari Palemsari hingga rumah Mbah Marijan jalannya mulus tak berlubang. Mungkin karena Sultan kerap mengunjungi kuncen Merapi itu. Sekitar pukul 17.00, setibanya di rumah Mbah Marijan, tokoh yang saat ini menjadi "most wanted person" bagi para pencari berita itu sedang duduk berdzikir di Masjid di depan rumahnya. Perawakannya kecil, jalannya sudah mulai lamban walau pun ia masih mampu menempuh puncak Merapi dengan berjalan kaki. Kesan pertama ketika bertemunya, jauh dari cerita yang sering tertulis di beberapa media massa. Sosoknya amat sederhana, sesederhana rumahnya yang tak berbeda dengan rumah kebanyakan warga di Dusun Kinaherjo. Padahal, 'jabatan' yang disandangnya dari Sultan bukanlah jabatan sepele dan tidak sembarang orang bisa dipercaya menjadi juru kunci. Mbah Marijan tetap tenang, tak menganggap kepulan asap di puncak Merapi sebagai ancaman. Meski demikian ia tetap meminta warganya untuk waspada, namun ia belum menganjurkan seluruh warga yang tinggal di lereng merapi untuk mengungsi. Menurut mbah Marijan, Merapi sudah biasa 'batuk-batuk' seperti saat ini. Dan belum warga belum perlu mengungsi. Lelaki yang tak mau berbahasa Indonesia ini tak ingin menjawab secara tegas ketika pertanyaan mengarah kepada kemungkinan meletusnya gunung Merapi. Baginya, Allah belum memberi petunjuk berupa tanda-tanda akan meletusnya Merapi sehingga ia tak meminta warganya untuk turun dan mengungsi. Kenyataan ini sungguh berlawanan dengan pernyataan Sultan yang meminta warga di lereng gunung segera mengungsi. "Jika Sultan meminta warga turun, berarti itu yang bicara bukan Sultan, melainkan Gubernur," ujar Mbah Marijan. Dalam pembicaraan yang terekam handycam yang kami bawa itu, Mbah Marijan justru berharap Sultan dan pemerintah daerah mengizinkannya melakukan doa bersama mohon keselamatan agar Merapi tak 'marah'. "Masalahnya, saya diizinkan atau tidak oleh pemerintah kalau saya berdoa kepada Gusti Allah..." tanya Mbah berharap. Pertanyaan yang sesungguhnya tak perlu jawaban dari Sultan atau pun pemerintah setempat. Karena bagi Mbah Marijan, yang dimaksud doa bersama itu tidak mesti membuat acara besar seperti layaknya acara 'selamatan' di kampung-kampung dengan mengundang banyak orang. "Cukup semua masyarakat bersama-sama berdoa, boleh dari rumahnya masing-masing, meminta kepada Allah agar Merapi tak jadi meletus," tambah Mbah. Mbah Marijan bukan sosok penuh misteri, bukan tokoh klenik, bukan pula seperti yang banyak diberitakan di media massa tentang kesaktian dan ilmu-ilmu aneh yang dimilikinya. Lelaki berumur lebih dari 80-an itu adalah orang yang shalih, taat beribadah dan senantiasa merasa dekat dengan Tuhannya. Begitu juga dengan keluarganya, istri dan lima anaknya adalah orang-orang shalih. Soal keengganannya berbahasa Indonesia, mbah Marijan berkomentar, "Saya ini orang kecil, hanya berbahasa menggunanakan bahasa orang kecil. Karena itu, omongan saya didengar oleh orang kecil. Bahasa Indonesia itu hanya dipakai oleh orang besar. Dan bahasa Indonesia itu terkesan sombong, saya tak mau dibilang sombong." Subhanallah, suatu anugerah luar biasa bisa berkunjung ke rumah mbah Marijan. Teramat banyak pelajaran dari tutur kata lembutnya yang terasa sangat 'dalam'. Tak terasa persinggahan di rumah sederhana itu hingga pukul 20.00. Kekhawatiran akan meletusnya Merapi pada saat kami berada di rumah itu, seolah sirna oleh ketenangan yang memancar dari wajah lelaki mengagumkan itu.
Tanyakan kepada orang Jogyakarta, siapa yang tak kenal Mbah Marijan? Jika ia memang orang asli Jogyakarta, Insya Allah tak mungkin tak mengenal tokoh satu ini. Terlebih kini namanya sedang hangat-hangatnya diperbincangkan seiring hangatnya udara malam di Kaliurang karena sang Merapi tengah bergejolak. Mbah Marijan, menjadi tokoh yang tak kalah tenarnya dengan Sri Sultan Hamengkubuwono selaku Gubernur Kota pelajar ini. Gunung Merapi, memang diperkirakan akan meletus dan menumpahkan lahar panasnya dalam hitungan hari. Hiruk pikuk warga dan pemerintah terlihat dengan semakin meningkatnya status dan aktivitas gunung merapi paling aktif di Indonesia ini. Riuh rendah dan hingar bingar di 'bawah' ternyata tak membuat Mbah Marijan ikut sibuk. Ia tetap tenang seolah Merapi tak tengah mengancamnya. Aneh. Kesan itu yang terbawa ketika hendak menemuinya Sabtu sore (29/4) di rumahnya di Dusun Kinahrejo. Banyak berita yang menyebut lelaki tua ini sangat sakti, memiliki 'ilmu' yang sangat tinggi sehingga puluhan tahun sudah mengemban tugas berat dari Sri Sultan untuk menjadi juru kunci Merapi. Jalan menuju rumah Mbah Marijan terus menanjak mendekati Gunung Merapi, namun sepanjang jalan tak sedikit pun ditemui jalan rusak, sepanjang jalan semenjak dari Palemsari hingga rumah Mbah Marijan jalannya mulus tak berlubang. Mungkin karena Sultan kerap mengunjungi kuncen Merapi itu. Sekitar pukul 17.00, setibanya di rumah Mbah Marijan, tokoh yang saat ini menjadi "most wanted person" bagi para pencari berita itu sedang duduk berdzikir di Masjid di depan rumahnya. Perawakannya kecil, jalannya sudah mulai lamban walau pun ia masih mampu menempuh puncak Merapi dengan berjalan kaki. Kesan pertama ketika bertemunya, jauh dari cerita yang sering tertulis di beberapa media massa. Sosoknya amat sederhana, sesederhana rumahnya yang tak berbeda dengan rumah kebanyakan warga di Dusun Kinaherjo. Padahal, 'jabatan' yang disandangnya dari Sultan bukanlah jabatan sepele dan tidak sembarang orang bisa dipercaya menjadi juru kunci. Mbah Marijan tetap tenang, tak menganggap kepulan asap di puncak Merapi sebagai ancaman. Meski demikian ia tetap meminta warganya untuk waspada, namun ia belum menganjurkan seluruh warga yang tinggal di lereng merapi untuk mengungsi. Menurut mbah Marijan, Merapi sudah biasa 'batuk-batuk' seperti saat ini. Dan belum warga belum perlu mengungsi. Lelaki yang tak mau berbahasa Indonesia ini tak ingin menjawab secara tegas ketika pertanyaan mengarah kepada kemungkinan meletusnya gunung Merapi. Baginya, Allah belum memberi petunjuk berupa tanda-tanda akan meletusnya Merapi sehingga ia tak meminta warganya untuk turun dan mengungsi. Kenyataan ini sungguh berlawanan dengan pernyataan Sultan yang meminta warga di lereng gunung segera mengungsi. "Jika Sultan meminta warga turun, berarti itu yang bicara bukan Sultan, melainkan Gubernur," ujar Mbah Marijan. Dalam pembicaraan yang terekam handycam yang kami bawa itu, Mbah Marijan justru berharap Sultan dan pemerintah daerah mengizinkannya melakukan doa bersama mohon keselamatan agar Merapi tak 'marah'. "Masalahnya, saya diizinkan atau tidak oleh pemerintah kalau saya berdoa kepada Gusti Allah..." tanya Mbah berharap. Pertanyaan yang sesungguhnya tak perlu jawaban dari Sultan atau pun pemerintah setempat. Karena bagi Mbah Marijan, yang dimaksud doa bersama itu tidak mesti membuat acara besar seperti layaknya acara 'selamatan' di kampung-kampung dengan mengundang banyak orang. "Cukup semua masyarakat bersama-sama berdoa, boleh dari rumahnya masing-masing, meminta kepada Allah agar Merapi tak jadi meletus," tambah Mbah. Mbah Marijan bukan sosok penuh misteri, bukan tokoh klenik, bukan pula seperti yang banyak diberitakan di media massa tentang kesaktian dan ilmu-ilmu aneh yang dimilikinya. Lelaki berumur lebih dari 80-an itu adalah orang yang shalih, taat beribadah dan senantiasa merasa dekat dengan Tuhannya. Begitu juga dengan keluarganya, istri dan lima anaknya adalah orang-orang shalih. Soal keengganannya berbahasa Indonesia, mbah Marijan berkomentar, "Saya ini orang kecil, hanya berbahasa menggunanakan bahasa orang kecil. Karena itu, omongan saya didengar oleh orang kecil. Bahasa Indonesia itu hanya dipakai oleh orang besar. Dan bahasa Indonesia itu terkesan sombong, saya tak mau dibilang sombong." Subhanallah, suatu anugerah luar biasa bisa berkunjung ke rumah mbah Marijan. Teramat banyak pelajaran dari tutur kata lembutnya yang terasa sangat 'dalam'. Tak terasa persinggahan di rumah sederhana itu hingga pukul 20.00. Kekhawatiran akan meletusnya Merapi pada saat kami berada di rumah itu, seolah sirna oleh ketenangan yang memancar dari wajah lelaki mengagumkan itu.
Sabtu, 18 Oktober 2008
pss sleman
Jadwal Pertandingan
Jadwal Pertandingan PSS Sleman 2008
No.
Hari
Tanggal
PSS Vs ..
K/T
Hasil
Baca Report
1
Kamis
07 Aug 2008
Persiku Kudus
T
seri 0 - 0
2
Senin
11 Aug 2008
PSIR Rembang
T
seri 1 - 1
3
Kamis
14 Aug 2008
Perseman Manokwari
K
menang 2 - 0
Baca
4
Senin
18 Aug 2008
Persebaya Surabaya
K
seri 1 - 1
Baca
5
Selasa
07 Oct 2008
Persiba Bantul
K
seri 0 - 0
6
Sabtu
11 Oct 2008
PSIM Yogyakarta
K
menang 1 - 0
7
Kamis
16 Oct 2008
Persigo Gorontalo
T
8
Senin
20 Oct 2008
Persibom Boloang Mongondow
T
9
Kamis
30 Oct 2008
Gresik United
T
10
Senin
03 Nov 2008
Persibo Bojonegoro
T
11
Sabtu
08 Nov 2008
Persekabpas Pasuruan
K
12
Kamis
13 Nov 2008
Persema Malang
K
13
Kamis
20 Nov 2008
Persis Solo
T
Keterangan
Jadwal di atas merupakan jadwal kompetisi putaran I.Perubahan Jadwal: Melawan Gresik United dan Persibo Bojonegoro menjadi pertandingan tandang.
Jadwal Pertandingan PSS Sleman 2008
No.
Hari
Tanggal
PSS Vs ..
K/T
Hasil
Baca Report
1
Kamis
07 Aug 2008
Persiku Kudus
T
seri 0 - 0
2
Senin
11 Aug 2008
PSIR Rembang
T
seri 1 - 1
3
Kamis
14 Aug 2008
Perseman Manokwari
K
menang 2 - 0
Baca
4
Senin
18 Aug 2008
Persebaya Surabaya
K
seri 1 - 1
Baca
5
Selasa
07 Oct 2008
Persiba Bantul
K
seri 0 - 0
6
Sabtu
11 Oct 2008
PSIM Yogyakarta
K
menang 1 - 0
7
Kamis
16 Oct 2008
Persigo Gorontalo
T
8
Senin
20 Oct 2008
Persibom Boloang Mongondow
T
9
Kamis
30 Oct 2008
Gresik United
T
10
Senin
03 Nov 2008
Persibo Bojonegoro
T
11
Sabtu
08 Nov 2008
Persekabpas Pasuruan
K
12
Kamis
13 Nov 2008
Persema Malang
K
13
Kamis
20 Nov 2008
Persis Solo
T
Keterangan
Jadwal di atas merupakan jadwal kompetisi putaran I.Perubahan Jadwal: Melawan Gresik United dan Persibo Bojonegoro menjadi pertandingan tandang.
Langganan:
Postingan (Atom)


